Honda CR-V Versi Indonesia

Honda CR-V Versi Indonesia

Honda CR-V Versi Indonesia, Ini Bedanya Dengan EUDM Saat Di Geneva

Honda CR-V sangat populer di kawasan Asia dan Asia Tenggara. Terutama di Indonesia, pasar SUV (Sport Utility Vehicle) booming sejak satu dekade lalu, menggantikan pasar sedan yang semakin lesu. Salah satu model SUV terfavorit yaitu CR-V. Data wholesale Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) tahun lalu mencatat 15.905 unit CR-V terikirim ke diler. Angka ini jauh melebihi Nissan X-Trail sebagai rival terdekat.

Hebatnya lagi, CR-V generasi kelima dengan kode RW1 ini meluncur di Indonesia dan langsung CKD, tak lama setelah debut global di Detroit Auto Show 2016. Menandakan betapa pentingnya SUV ini bagi PT Honda Prospect Motor. Model terbaru membawa perubahan signifikan dari desain dan teknologi. Tren turbocharger mulai merasuki lini Honda Indonesia. Setelah mesin Civic ditopang ‘rumah keong’, CR-V pun mendapatkannya. Bahkan menggantikan mesin tertinggi K24 2,4-liter dengan daya yang lebih besar.

Pasar besar lain belum menikmati Honda CR-V. Kawasan Eropa baru memperkenalkan generasi terbaru ini di Geneva Motor Show 2018 pekan depan. Menilik sejarahnya, CR-V global memiliki satu desain saja. Tidak seperti Accord dan Civic yang berbeda antara pasar Asia, Eropa dan Amerika, wujud CR-V selalu sama dan hanya dibedakan detail kecil. Tak terkecuali CR-V EUDM (European Domestic Market). Desain luar dan dalam sama persis dengan versi Indonesia. Tentunya kualitas buatan berbeda dengan CR-V lahiran Karawang, Jawa Barat. Perakitannya terpusat di Swindon, Inggris, lokasi Honda Civic Type R juga dibuat.

Dari rilis resmi yang diterbitkan Honda UK, ada perbedaan spesifikasi mendasar dengan CR-V di Indonesia. Model standar memiliki jumlah kursi untuk 5 penumpang saja. Kursi baris ketiga (7-seater) merupakan opsi dan ini pertama kalinya bagi CR-V di Eropa. Di Indonesia, format 5-seater hanya untuk tipe bawah 2.0L, sementara tipe 1.5L Turbo standar 7-seater. Keputusan yang tepat dari Honda, mengingat pasar di sini doyan mobil yang mampu mengangkut banyak orang. Generasi kedua terdahulu punya opsi tambahan kursi di belakang meski tidak berlanjut di dua model setelahnya.

Mesin baru 1,5-liter VTEC Turbo tetap menjadi jagoan utama, sama seperti di Indonesia. Bedanya tersedia pilihan transmisi manual 6-speed selain CVT. Paling menarik berasal dari pilihan mesin kedua. Untuk pertama kali, SUV Honda di Eropa ditawarkan dengan teknologi hybrid. Sistem hybrid Honda terbaru mengusung nama Intelligent Multi Mode Drive (i-MMD), menggabungkan mesin 2,0-liter i-VTEC yang memakai sikus Atkinson, dengan dua buah motor listrik. Model hybrid tidak menggunakan transmisi biasa, melainkan girboks single fixed-gear agar tercipta koneksi langsung dalam pentransferan tenaga. Teknologi ini masih berupa mimpi bisa dipasarkan di tanah air.

Varian mesin bensin turbo dan hybrid, berpenggerak roda depan (FWD) sebagai standar. Tapi keduanya mendapat pilihan all-wheel drive, Real Time AWD with Intelligent Control System, yang meningkatkan kapabilitas off-road CR-V di segala medan. CR-V Eropa juga dilengkapi sistem Active Shutter Grille yang membantu aliran udara untuk pendinginan. Selebihnya, belum banyak spesifikasi yang diumbar oleh Honda. Termasuk spesifikasi detil mesin dan fitur keselamatan. Kemungkinan besar, teknologi Honda Sensing sudah diusung oleh CR-V EUDM.

SUMBER : OTO.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *